Planet Merkurius dan Penjelasannya

Minggu, 29 Januari 2017

 Sumber ini saya ambil dari http://ilmugeografi.com/astronomi/planet-merkurius


PLANET MERKURIUS
Hasil gambar untuk planet merkurius 

Planet Merkurius merupakan salah satu planet yang termasuk dalam sistem tata surya. Setelah planet Pluto tidak disahkan menjadi sebuah planet, planet merkurius menjadi planet yang paling kecil dalam sistem tata surya. Merkurius juga merupakan anak pertama yang terdekat dengan matahari. Karena jaraknya yang sangat dekat dengan matahari membuat masa revolusinya hanya selama 88 hari saja namun masa rotasinya cukup lama dibandingkan dengan bumi hanya berkisar 59 hari saja. planet merkurius ini bisa dilihat dari bumi pada saat subuh atau pada saat magrib saja karena sudut pandangnya dengan matahari sangat kecil dimana memang planet merukirus memang memiliki rentangan paling jauh sebesar 28,3 derajat.

Sejarah mengenai planet merkurius
Nama merkurius diambil dari nama salah satu dewa utama di kekaisaran romawi kuno atau dewa yang biasa disebut dengan dewa hemes di mitologi yunani. Nama lain dari planet merkurius ini adalah utarid. Karena jaraknya yang sangat dekat dengan matahari, jadi tidak banyak yang bisa diketahui di dalam planet merkurius ini. selama ini hanya ada satu pesawat antariksa yang berhasil turun di planet merkurius yaitu pesawat marine messenger 10 pada tahun 1974 hingga tahun 1975. Dalam misinya pesawat marine ini berhasil memetakan permukaan merkurius dari 40 hingga 45%.
Struktur Pembentuk Planet Merkurius
Diameter planet merkurius sebesar 4879 km di garis khatulistiwa, dengan bukti ini memberikan fakta bahwa planet merkurius merupakan planet terkecil di dalam planet di tata surya. Ukuran planet lebih kecil 40% dari bumi namun lebih besar 40% dari besarnya bulan. planet merkurius juga lebih kecil dari pada beberapa satelit di tata surya seperti Jupiter, Ganymede dan titan (satelit milik planet saturnus). Jarak merkurius dari matahari berjarak sejauh 57 juta km sedangkan jarak merkurius dari bumi sejauh 92 juta km. planet merkurius memiliki tingkat kepadatan dibawah sedikit dari bumi dengan penyusun utama 70% logam dan 30% zat silikat.
Tingkat kepadatan yang ditemukan di planet merkurius ini selanjutnya digunakan untuk menduga apa saja yang menjadi komposisi atau bahan pembuat planet yang satu ini. planet bumi memiliki tingkat kepadatan yang cukup rapat karena disebabkan oleh tingkat gravitasinya yang tinggi. namun kepadatan yang ditemukan di planet merkurius di prekdisikan karena di dalam inti planet tersebut berupa inti besi dengan kadar yang sangat tinggi sebanyak 42% dari jumlah keseluruhan volume planet merkurius. Sedangkan di bumi bagian intinya hanya menempati 17% dari jumlah volume keseluruhan bumi. Para peneliti terus melakukan riset dan menduga bahwa inti dari planet merkurius ini berbentuk cair bukan padat seperti yang diduga selama ini.
Klasifikasi mengenai merkurius
1.      Merkurius memiliki mantel setebal 600 km yang membungkus inti dalam planet merkurius. Selain itu kerak merkurius diprekdisikan setebal 100 hingga 200 km.
2.    Di dalam permukaan planet merkurius ini selain terdapat kawah karena hasil benturan dengan benda langit juga terdapat beberapa bukit yang sangat tajam dan kurus, bahkan beberapa bukit tingginya mencapai ratusan kilometer. Para peneliti ini menduga bahwa inti dan mantel dalam planet merkurius mengalami pembekuan pada saat kerak merkurius mulai menjadi batu sehingga bentuknya sangat runcing.
3.    Dalam penelitian terkini yang dilakukan oleh para peneliti modern menyebutkan bahwa planet merkurius merupakan planet yang mengandung besi terbanyak dibandingkan dengan planet lainnya di dalam sistem tata surya.
4.    Teori pembentukan planet merkurius ini menyebutkan bahwa dahulu planet merkurius memiliki massa yang jauh lebih berat sekiat 2.25 kali dari massa sekarang yang ada. Namun, penurunan jumlah massanya ini dikarenakan oleh terjadinya tabrakan dari meteor planetesimal yang memiliki ukuran sangat jumbo hingga 6 kali lipat dari jumlah massa planet merkurius sehingga menyebabkan merkurius melepaskan beberapa material bahkan mantel dan intinya juga hilang dari dalam merkurius. Teori ini juga dilakukan untuk menjelaskan pembentukan bulan.
5.     Namun teori tersebut bukan merupakan satu-satunya teori dari pembentukan merkurius. Teori menyebutkan bahwa merkurius terbentuk dari nebula matahari pada saat matahari belum sempurna terbentuk dan masih memijarkan gas dan nebula panas ke luar dari matahari. Dalam teori tersebut juga menyebutkan bahwa merkurius dahulunya merkurius memiliki massa yang jauh lebih besar dari massanya yang sekarang dikarenakan oleh adanya interaksi matahari yang membuat bagian merkurius menjadi menguap sehingga massanya lebih kecil dari sekarang.
Penamaan planet merkurius
  • Bangsa romawi – Periode pertama dimana manusia mulai menemukan planet merkurius yang mampu dicatat oleh manusia adalah pada zaman kekaisaran romawi dan bangsa sumeria. Bahkan bangsa romawi pada zamannya menamakan planet merkurius dengan nama salah satu dewa mereka yaitu dewa merkurius, namun pada bangsa yunani (kejayaan babilonia) menamakannya dengan hermes yang juga diambil dari salah satu nama dewa mereka. Penggambaran merkurius oleh bangsa romawi dilakukan dengan cara menggambarkan kepala dewa merkurius lengkap dengan topi bersayapnya yang sangat fenomenal di atas caduces.
  • Bangsa yunani – Bangsa yunani pada masa sebelum abad ke lima bahkan mengira bahwa merkurius merupakan dua planet bukan satu planet. Hal ini disebabkan karena planet merkurius biasanya dapat dilihat oleh manusia dari bumi saat pagi dan sore hari. Dua nama yang disematkan untuk planet merkuirus ini adalah stilbon dan hermaon. Nama stilbon digunakan untuk menyebut planet merkurius pada pagi hari sedangkan untuk yang terlihat pada sore hari disebut dengan hermaon.
  • Bangsa di Asia – Di daratan Aisa, planet merkurius juga mendapatkan julukan tersendiri. Di India planet merkurius diberi nama budha atau anak dari sang Chandra atau bisa juga dikatakan bahwa planet merkurius merupakan anak dari bulan. hal ini disebabkan karena memang merkurius nampak seperti bulan. sedangkan di negara china, jepang, korea dan Vietnam dinamakan sebagai bintang air. Selain itu menurut bangsa ibrani (israel) memberikan nama merkurius sebagai kohkav hamah yang berarti bintang dari yang panas. Yang dimaksud dari yang panas adalah matahari karena letaknya yang sangat dekat dengan matahari.
Ekpedisi planet merkurius
1. Misi mariner 10
 Ekpedisi atau penjelajahan planet merkurius sudah dilakukan pada tahun 1950an hingga tahun 1970. Pada saat itu diluncurkan benda yang dinamakan sebagai misi marine dan berhasil mendarat di permukaan merkurius namun tidak maksimal karena dekatnya dengan matahari sehingga alat yang dikirimkan tidak dapat bekerja dengan optimal. Pada misi pertama misi mariner berhasil memetakan 40 hingga 45 persen dari bagian permukaan planet merkurius. Menurut para peneliti meyebutkan bahwa planet merkurius merupakan planet yang paling sulit diobservasi dan didekati dibandingkan dengan planet lainnya yang ada di dalam tata surya. Hal ini disebabkan karena merkurius terletak sangat dekat dengan matahari sehingga sangat berbahaya bagi pengamat baik bagi alat maupun bagi manusia yang mengamatinya.
2. Misi MESSENGER
Saat ini para peneliti sudah membuat misi ekspedisi planet merkurius dan menakamannya sebagai misi MESSENGER dimana ini merupakan satu-satunya misi yang dibuat oleh para peneliti untuk meneliti planet merkurius. Misi MESSENGER ini merupakan lanjutan dari misi marine 10 yang berakhir pada tahun 1975. Selain itu di dalam misi MESSENGER ini juga dibersamai dengan Bepicolombo dan membuat sebuah flyby dari bahan mercury dan sudah diluuncurkan pada tahun 2008 silam. Misi ini diluncurkan untuk melengkapi data yang sudah dikumpulkan dari misi marine yang sudah dilakukan. Nama MESSENGER sendiri merupakan singkatan dari Mercury Surface, space environment, Geochemistry dan Ranging atau di dalam bahasa inggrisnya dapat diartikan sebagai pengirim pesan.
Misi ini merupakan misi yang dilakukan oleh NASA badan antariksa nasional amerika serikat. Misi MESSENGER ini sudah dilakukan pada tanggal 3 agustus pada tahun 2004 yang bertujuan khusus untuk meneliti permukaan planet merkurius dengan cara mengorbitnya bukan mendarat di permukaannya. Misi khusus yang dilakukan oleh MESSENGER adalah untuk mengetahui komposisi kimia yang terdapat di permukaan planet merkurius, mengetahui tingkat medan magnet yang ada di dalamnya, mempelajari bagian inti, eksosfer dan magentosfer serta untuk mengetahui sejarah geologinya. Hasil dari misi ini dilaporkan pada tanggal 3 juli 2008 menyebutkan bahwa di lapisan eksosfer merkurius mengandung air. Misi ini diperkirakan akan berhenti pada tanggal 30 April 2015 karena bahan bakar yang disediakan hanya cukup untuk sampai pada tanggal tersebut. Setelahnya wahana MESSENGER ini akan otomatis menjatuhkan diri pada permukaan merkurius.
3. Misi BepiColombo
Misi masa depan untuk mengekspedisi planet merkurius selanjutnya adalah Bepicolombo. Bepicolombo ini merupakan sebuah misi yang dilakukan oleh kerjasama dari European Space Agency (ESA) sebuah badan antariksa di eropa dan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA). Misi ini memang dirancang khusus untuk mengeksplorasi planet merkurius dengan menggunakan dua satelit secara bersamaan yaitu Mercury Planetary Orbiter (MPO) dan Mercury Magnetospheric Orbiter (MMO). Misi ini dilakukan sebagai pelengkap dari misi sebelumnya dan diharapkan akan mendapatkan hasil yang lebih bagus dan menyeluruh di dalam planet merkurius termasuk medan magnet, magnetosfer, struktur permukaan dan struktur interior di dalamnya.
Misi Bepicolombo ini dijadwalkan akan dilakukan pada tanggal 9 juli 2016 tahun depan. Misi ini sudah direncanakan dan disetujui pada bulan februari tahun 2007 dimana misi ini merupakan bagian dari program Cosmic Vision. Nama misi ini merupakan penggabungan dari dua nama yaitu Giuseppe (Bepi) dan Colombo. Kedua orang tersebut merupakan ilmuwan dan matematikawan serta dinobatkan menjadi insinyur di universitas padua, Italia. Giusseppe dan Colombo ini juga yang membantu dalam menjalankan misi mariner 10 sebelumnya.

 

10 Fakta Mengejutkan Tentang Bulan

Sabtu, 28 Januari 2017

Sumber ini saya ambil dari https://astronesia.blogspot.co.id/2013/06/10-fakta-mengejutkan-tentang-bulan.html

http://astronesia.blogspot.com/
Supermoon

Astronesia-Bulan adalah "tetangga" terdekat Bumi di luar atmosfer. Benda luar angkasa ini banyak dikenal sebagai lampu penerang Bumi tatkala malam hari. Namun, sejatinya bulan tidak memancarkan cahaya sendiri dan cahaya bulan itu berasal dari pantulan cahaya matahari.

Berikut ini ada 10 fakta menarik dan mengejutkan dari bulan.

1. Bagaimana bulan terbentuk?
Menurut sebuah teori terkemuka, bulan tercipta ketika batu seukuran planet Mars menabrak bumi, tak lama setelah tata surya mulai terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun lalu.

2. Bulan terkunci di orbit
Hal yang paling menarik adalah bumi dan bulan ternyata sama-sama berputar pada orbitnya, bagaimana itu bisa terjadi?

Dahulu kala, efek gravitasi Bumi yang melamban membuat rotasi bulan tetap pada porosnya. Setelah rotasi bulan melamban sesuai dengan orbitnya (waktu yang diperlukan bulan untuk mengelilingi bumi) maka rotasi bulan menjadi stabil.

Bagaimana dengan fase regular bulan yang terlihat di Bumi? Bulan selalu mengorbiti Bumi. Satelit itu menghabiskan sebagian waktunya mengelilingi Bumi dan matahari. Saat berada jarak terjauh dari bumi, ini dinamakan bulan mati, dan ia hanya terlihat sisi gelapnya saja.

Sementara ketika Bumi berada hampir segaris di antara matahari dan bulan, maka seluruh permukaan bulan akan diterangi matahari. Ini dinamakan bulan purnama.

Sedangkan, posisi bulan berada di sisi samping Bumi dan matahari, maka hanya sepotong cahaya matahari akan menerangi bulan. Ini yang membentuk bulan sabit.

3. Ada pohon di bulan
Fakta ini mungkin membuat Anda tercengang. Ternyata, ada lebih dari 400 pohon di Bumi yang berasal dari bulan.

Pada tahun 1971, Apollo 14 mendarat di bulan dengan membawa tiga astronot, yaitu Stuart Roosa, Alan Shepard, dan Edgar Mitchell.Astronot Stuart Roosa membawa biji itu ke Bulan dan kemudian di tanam di penjuru dunia. Hasilnya, benih itu tumbuh di Bumi dan diberi nama Pohon Bulan.

4. Bumi adalah saudara dari bulan
Apakah bulan adalah satelit Bumi? Jawabannya, bisa jadi tidak. Pada tahun 1999, para peneliti menemukan asteroid yang memiliki lebar 5 kilometer. Asteroid itu terjebak dalam cengkeraman gravitasi Bumi. Ini malah lebih tepat disebut satelit Bumi.

Asteroid yang diberi nama Cruithne itu membutuhkan waktu 770 tahun untuk mengelilingi Bumi. Para peneliti mengatakan, bahwa Cruithne akan tetap mengelilingi Bumi setidaknya dalam waktu 5.000 tahun.

5. Banyak kawah di bulan
Para peneliti menemukan banyak kawah di bulan. Ini disebabkan oleh hantaman asteroid antara 4,1 miliar hingga 3,8 miliar tahun yang lalu. Bekasnya yang tampak seperti kawah belum terkikis sampai saat ini.

Ada dua alasan memperkuat dugaan di atas. Pertama, bulan secara geologis tidak aktif. Tidak ada gempa bumi, gunung berapi, dan gunung seperti halnya Bumi. Kedua, bulan tidak mempunyai atmosfer. Tidak ada hujan dan angin. Sehingga, erosi permukaan pun sangat sedikit terjadi.

6. Bulan berbentuk telur
Bentuk bulan tidak bulat seperti bola, tapi lebih menyerupai telur. Saat Anda mengelilingi bulan, ketika berada di permukaan yang kecil itu berarti Anda berada di ujung bulan. Selain itu, bulan juga tidak ada pusat geometris.

7. Di bulan ada gempa
Saat mengunjungi bulan, para astronot menggunakan seismometer untuk mengetahui apakah ada gempa di bulan. Ternyata, bulan tidak benar-benar mati secara geologis. Gempa kecil ternyata terjadi di bulan. Diduga gempa ini disebabkan oleh gravitasi Bumi.

Para peneliti memperkirakan bahwa bulan memiliki inti panas sama sepeti Bumi. Dari data pesawat luar angkasa NASA Lunar Prospector yang mendarat di bulan, menemukan bahwa inti bulan ternyata sangat kecil, besarnya antara 2-4 persen dari massa bulan.

8. Apakah bulan termasuk planet?
Ukuran bulan lebih besar dari Pluto, ukurannya kira-kira seperempat dari Bumi. Beberapa peneliti berpikir bahwa bulan lebih seperti sebuah planet, mengacu pada adanya kesamaan sistem orbit pada bulan dan Bumi. Bulan dan bumi sering disebut sebagai planet ganda.

9. Bulan membentuk air pasang di laut
Dalam sebulan, variasi harian dari rentang pasang laut berubah secara sistematis mengikuti siklus bulan. Gravitasi bulan telah menarik lautan di Bumi. Air pasang terjadi ketika Bumi berputar di bawah bulan.

Salah satunya adalah pasang laut purnama yang terjadi pada saat bulan baru dan bulan purnama. Situasi ini terjadi ketika Bumi, bulan dan Matahari berada dalam satu garis lurus. Pasang naik menyebabkan gelombang yang sangat tinggi dan pasang surut membuat gelombang menjadi sangat rendah.

Selain itu, tarik menarik gravitasi antara Bumi dan bulan memiliki efek yang menarik. Sebagian energi rotasi Bumi yang ditarik oleh bulan, menyebabkan melambatnya rotasi Bumi, sekitar 1,5 milidetik setiap abadnya.

10. Selamat jalan, Bulan
Ketika Anda membaca ini, bulan telah bergerak menjauh dari Bumi. Benar, setiap tahunnya, bulan mencuri sebagian energi rotasi bumi dan menggunakannya untuk mendorong sejauh 3,8 sentimeter lebih tinggi dari orbitnya.

Para peneliti mengatakan, ketika awal terbentuknya bulan, jaraknya dengan Bumi hanya sejauh 22.530 kilometer. Saat ini, jarak antara bulan dan Bumi sudah mencapai 450.000 kilometer. Jika gravitasi Bumi sudah tidak terlalu kuat, suatu hari nanti, bulan akan meninggalkan Bumi.